Studentpreneur | Media Bisnis | Ide Bisnis | Bisnis Anak Muda

Berita Bisnis

Trend Marketing yang Salah di Tahun 2014


Jika Anda merasa bisnis yang dijalankan masih belum membuahkan hasil, mungkin Anda menjalankan strategi marketing yang salah seperti berikut ini.

Anda sebagai seorang pebisnis, pasti selama setahun ini sudah mencoba beberapa strategi pemasaran atau marketing. Dalam strategi marketing yang Anda lakukan pasti ada yang berhasil atau beberapa yang gagal. Bahkan mungkin cara marketing Anda gagal semuanya. Lalu apa saja marketing trend yang salah di tahun 2014?

 

QR Codes

Anda tahu QR Codes? Yaitu kotak-kotak hitam putih yang mempunyai singkatan Quick Response Codes. Jadi disana Anda bisa memfoto atau meng-capture QR Codes untuk mendapatkan informasi. Biasanya informasi tersebut adalah website sang pemilik QR Codes. Selain itu, beberapa marketing menggunakan QR Codes untuk membuat beberapa kuis. Tetapi, menurut survey, di tahun 2013 saja hanya 13% orang yang melihat QR Codes dan meng-capturenya. Jadi pada intinya, orang tidak ada waktu untuk berhenti, mengeluarkan smartphonenya dan meng-capture QR Codes tersebut.

 

Auto-posting

Ini untuk Anda yang mempunyai bisnis dan Anda sedang membuat website/sosial media. Fitur auto-posting memang sangat menyenangkan. Dengan tinggal klik, Anda bisa mengatur kapan postingan Anda akan muncul. Ternyata, fitur auto posting ini juga termasuk kategori marketing trend yang salah. Kenapa salah? Ternyata Anda bisa saja tidak mendapatkan moment. Misalnya, Anda menggunakan beberapa sosial media untuk auto posting, Anda bisa saja tertinggal moment yang seharusnya bisa Anda dapatkan. Tetapi sosial media Anda malah memposting sesuatu yang tidak relevan.

gangnam-style

Viral Marketing

Siapa yang tidak suka menjadi one hit wonder. Tetapi siapa yang suka setelah itu produk atau kampanye Anda menghilang begitu saja. Membuat sesuatu yang viral sangat menyenangkan, tetapi apakah impact yang Anda dapatkan juga setara. Anda harus bisa membuat marketing yang memang bisa menghubungkan konsumen dengan bisnis Anda. Jadi, percuma saja jika Anda bisa membuat one hit wonder tetapi tidak ada konsumen yang menggunakan produk Anda.

 

Jangan mengandalkan search engine

SEO adalah hal yang sangat bagus, traffic yang bagus dari website Anda juga datang dari search engine. Tetapi jangan terlalu menggantungkan atau mengandalkan search engine. Sekitar 90% isi dari search engine sekarang mengalami perubahan algoritma. Contohnya saja Google yang memfilter artikel karena tidak relefan dengan search engine. Jadi, untuk Anda yang ingin bermain di search engine, Anda sekarang harus benar-benar mulai membuat artikel yang bermutu.

 

Responsive web design

Atau biasa disingkat RWD. Ini adalah desain web yang bisa mengecilkan ukuran website sesuai device yang mengakses website. Ternyata, RWD adalah pemborosan uang dan memakan waktu yang lebih lama. Jadi Anda bisa membuat website yang non-responsive, tetapi tetap user friendly.

 

Nah, Sobat Studentpreneur sekarang sudah mengetahui kan apa saja 5 marketing yang salah selama tahun 2014. Terinspirasi oleh artikel ini? Bagikan untuk teman-teman Anda di social media ya! Anda juga bisa mendapatkan informasi bisnis anak muda kreatif melalui Facebook atau Twitter Studentpreneur. [Photo Credit: Blake]

 

Rekomendasi Editor Hari Ini:

Anak SMA Ini Raup Jutaan Rupiah Dari Bisnis Sepatu

Ini yang Membedakan Anda Dengan Orang Kaya

Eksklusif: Dulu Kerja di NASA, Kini Jadi Pebisnis Robot

Dior Asning Kosyu

Bercita-cita menjadi pemain basket, kini Dior berubah profesi menjadi jurnalis yang ingin memperbaiki Indonesia melalui tulisannya.

Facebook Twitter Google+ 

Summary
Article Name
Trend Marketing yang Salah di Tahun 2014
Author
Description
Jika Anda merasa bisnis yang dijalankan masih belum membuahkan hasil, mungkin Anda menjalankan strategi marketing yang salah seperti berikut ini.