Studentpreneur | Media Bisnis | Ide Bisnis | Bisnis Anak Muda

Best People Seri Orang Terkaya Dunia

Milliarder Ini Kaya Raya Dari Memintarkan Anak Muda Jepang


Anda Juga Bisa Kaya Dari Memintarkan Anak Muda, Bukan Hanya Menjejalkan Sampah Untuk Mereka.

Satu lagi ide bisnis untuk Anda: Bikin bimbel (bimbingan belajar). Siapa bilang hasilnya tidak bisa fantastis? Benesse, bimbel terbesar di Jepang, mampu mengantarkan nama pemimpinnya, Shoichiro Fukutake, sebagai salah satu dari 50 orang terkaya di Jepang. Benesse Holdings, yang bergerak di bidang pendidikan dan edukasi dari mulai balita hingga murid sekolah menengah atas, berhasil mengantarkan Shoichiro Fukutake kepada kekayaan sebesar 1,3 Milliar Dollar Amerika atau sekitar 15 Trilliun Rupiah. Seperti apa ceritanya?

Pada tahun 1986, Shoichiro Fukutake mewarisi Fukutake Publishing, bisnis keluarga yang awalnya bergerak di bidang penerbitan, segera setelah kematian mendadak sang ayah, Tetsuhiro Fukutake. Artinya, Shoichiro harus pindah dari kota kediamannya di Tokyo, kembali ke kota asalnya di Okayama.

japanese-student

Bisnis besar tidak harus berawal dari kota besar

Di awal-awal hari, Shoichiro Fukutake sempat kesulitan akibat perubahan drastis lingkungannya, dari hingar bingar Tokyo ke Okayama yang sederhana. Tetapi dalam beberapa bulan, dia berhasil menyesuaikan diri. Secara bertahap, pandangannya justru berubah. Ia mulai melihat Tokyo sebagai kota yang kurang sentuhan kemanusiaan. Kampung halamannya di Okayama begitu besar mempengaruhinya sehingga ia mengubah nama perusahaannya menjadi Benesse Holdings (yang terdiri dari dua kata Bene dan Esse yang berarti ‘well being’ atau kesejahteraan). Fukutake memutuskan untuk menanggalkan nama keluarga, karena ia berpendapat bahwa produk bukan untuk kepentingan satu dua orang, melainkan sebagai spirit untuk mendukung kesejahteraan banyak orang.

Prinsip inilah yang kemudian membuat mereka mengadopsi nilai-nilai kemanusiaan sebagai filosofi perusahaan mereka, Salah satu di antaranya adalah “Menyediakan layanan berkualitas tinggi yang akan dengan senang hati kita tawarkan pada keluarga kita sendiri”.

 

Berkontribusi pada lingkungan. Giving back ke komunitas Anda

Hal lain yang bisa kita pelajari dari Benesse adalah: Jangan melupakan lingkungan tempat Anda tumbuh dan berkembang. Fukutake bahkan menjadikannya salah satu nilai kemanusiaan di dalam filosofi perusahaannya, yakni “Menumbuhkan nilai-nilai di masyarakat bahwa semakin tua, semakin bahagia”. Nilai ini ia wujudkan dengan menyumbang dalam jumlah yang besar pada institusi-institusi seni, melalui yayasan pribadinya.

Soichiro Fukutake percaya bahwa orang bisa menjadi bahagia ketika mereka hidup dalam masyarakat yang bahagia. Ia melihat semakin banyak orang-orang lansia di Pulau Naoshima menikmati waktu-waktu ketika mereka berinteraksi melalui seni modern. Fukutake berkata bahwa “ekonomi harusnya jadi pelayan bagi budaya”. Pernyataan ini mencerminkan kemarahannya pada kehancuran gaya hidup dan budaya lokal pasca era peperangan, yang mendahulukan ekonomi di atas segalanya. Maka, sampai saat ini, ia terus memperjuangkan perubahan dengan menciptakan konsep “Menggunakan apa yang sudah kita punya untuk menciptakan apa yang tidak dimiliki”. Konsep ini telah diwujudkan dalam kegiatannya merevitalisasi melalui seni dan budaya di Naoshima, dan pulau-pulau di sekitarnya yang sedang berjuang melalui krisis penurunan populasi dan penuaan.

 

Setiap bisnis pasti punya tantangan

Tantangan yang mereka hadapi saat ini adalah rata-rata usia penduduk Jepang yang semakin menua. Artinya, semakin sedikit pasar yang bisa mereka garap. Benesse kemudian menghadapinya dengan melebarkan diri ke Tiongkok, Korea Selatan, Asia Tenggara, dan sebentar lagi mungkin… Indonesia! Maka, bagi Anda yang ingin memulai bisnis di bidang bimbel, waktu Anda sangat terbatas sebelum Anda bersaing dengan Shoichiro Fukutake.

Jadi Sobat Studentpreneur, apa yang Anda bisa siapkan untuk bersaing dengan milliarder bimbel dari Jepang ini? Mari berdiskusi di kolom komentar! Anda juga bisa mendapatkan informasi bisnis anak muda kreatif melalui Facebook atau Twitter Studentpreneur. [Photo Credit: Ari]

 

Artikel Bisnis Terpopuler Hari Ini:

Anak Muda Terkaya di Amerika Hidup Sederhana

Ingin Punya Karyawan

Tiga Anak Muda Keren Bos Perusahaan Desain Besar

Taufik Aditama

Wartawan senior Studentpreneur yang ingin berkeliling dunia dan membuat Indonesia lebih baik

Facebook Twitter Google+ 

Summary
Article Name
Milliarder Ini Kaya Raya Dari Memintarkan Anak Muda Jepang
Author
Description
Anda Juga Bisa Kaya Dari Memintarkan Anak Muda, Bukan Hanya Menjejalkan Sampah Untuk Mereka.