Studentpreneur | Media Bisnis | Ide Bisnis | Bisnis Anak Muda

Best People Inovator Studentpreneur Indonesia

Bos 9Gag: Ini Cara Membangun Bisnis Startup


Dengan puluhan juta pengunjung bulanan serta milliaran halaman terbuka tiap bulannya, 9Gag.com telah menjadi website komedi terbesar di dunia. Pada tanggal 7-8 Mei lalu Ray Chan, pendiri 9Gag.com datang ke Indonesia dalam rangkaian NXTCon 2014, sebuah konferensi teknologi internasional yang juga didukung oleh Studentpreneur. Sebagai salah satu media partner, tim Studentpreneur mendapatkan kesempatan untuk melakukan wawancara eksklusif dengan Ray Chan, anak muda jenius di balik kesuksesan 9Gag.com menjadi salah satu web paling berpengaruh di dunia.

 

Ray, 9Gag bukan project utama Anda. Sebenarnya Anda memulai perusahaan dengan project lain. Kenapa tiba-tiba memutuskan untuk fokus di 9Gag?

9Gag adalah salah satu dari banyak project kami. Sekitar tahun 2008 kami menciptakan 9Gag untuk menyelesaikan masalah kami sendiri. Saat itu kami tidak merasa bahwa 9Gag memberikan value apapun, kami tidak berpikir bahwa kebahagiaan adalah value, itulah kenapa kami fokus mengerjakan hal lain yang lebih berguna, yang ternyata gagal semua. Lalu kami gabung dengan 500 Startups, salah satu accelerator Amerika dan mengerjakan apa yang justru berjalan baik, 9Gag, dan kemudian kami kembali ke Hongkong untuk mengerjakannya lebih serius.

 

Kapan Anda menyadari bahwa 9Gag bekerja baik ketika project serius Anda yang lain justru gagal?

Dalam 500 Startups, mereka menyediakan tempat bekerja serta mentor yang luar biasa. Kami adalah tim yang bekerja paling keras dalam angkatan tersebut, kami baru pulang jam 3 atau 4 pagi. Salah satu mentor kami dari Google dan Zynga berada disana sampai malam juga. Suatu hari, Saya ingat itu jam 2 pagi, mentor tersebut berkata bahwa kami yang sedang bekerja di aplikasi karaoke harusnya fokus saja mengerjakan 9Gag yang lebih punya prospek. Sejak itu kami mendesain ulang dan memperbaiki 9Gag sampai sekarang.

me-and-ray-chan

Pada tahun 2012 Anda mendapatkan investasi untuk 9Gag. Bagaimana ceritanya?

Di awal tahun 2012, kami merasa kalau 9Gag ingin maju, kami harus punya koneksi entrepreneur dan investor besar level dunia, itulah kenapa kami pergi ke Silicon Valley dan mencari pendanaan. Alasan utamanya bukan uang, tapi orang-orang yang memberi kami uang. Mereka adalah entrepreneur yang sudah sukses, serta investor di perusahaan-perusahaan raksasa seperti Facebook dan Twitter. Kami memerlukan pengalaman mereka untuk membangun perusahaan besar.

 

Hongkong merupakan tempat luar biasa untuk Startup. Kenapa Anda harus pergi ke Silicon Valley?

Saya rasa tidak ada keharusan bagi startup untuk pergi ke Silicon Valley. Semuanya tergantung apa yang sedang Anda bangun dan siapa target Anda. Bagi 9Gag, karena pengguna kami sangat global, dimana pengunjung terbanyak dari Amerika dan kedua dari Jerman, kami tahu kami harus menjadi perusahaan global. Ketika Anda menargetkan menjadi perusahaan teknologi global, tempat mana lagi yang lebih baik dari Silicon Valley? Apabila sebuah perusahaan hanya menargetkan pasar lokal, Saya rasa mereka lebih baik tetap tinggal di daerah tersebut. Bayangkan saja seperti bermain basket. Anda bisa bermain basket di Negara Anda sendiri. Namun apabila Anda ingin bermain dengan orang-orang terbaik, Anda harus bermain di NBA. Silicon Valley seperti itu.

 

Saat ini satu-satunya usaha monetization Anda adalah iklan di sidebar. Apakah itu cukup untuk menutup biaya server yang pasti tinggi?

Itulah alasan kenapa kami menerima investor, sehingga kami tidak perlu fokus dalam monetization dalam titik ini. Kami fokus pada pertumbuhan pengguna. Karena ketika Anda menjalankan sebuah perusahaan, Anda hanya bisa fokus dalam beberapa hal. Kami ingin fokus untuk menciptakan produk yang lebih baik bagi pengguna kami, tidak ingin berpikir untuk mencari uang terlebih dahulu.

 

Berapa banyak orang mengunjungi 9Gag tiap bulannya?

Kami mempunyai beberapa produk, yang paling terkenal adalah 9Gag.com dan 9GagTV. Saat ini pengunjungnya mencapai 80 juta orang per bulan.

 

Awalnya Anda hanya mempunyai 9Gag.com, kenapa tiba-tiba meluncurkan 9GagTV?

Visi dari 9Gag adalah “Forever Alone No More”. Kami tidak ingin ada satu pun user kami yang forever alone. Bagaimana cara kami mencapai visi tersebut? Kami menghubungkan orang-orang melalui ketertarikan dan konten tertentu. Awalnya, kami hanya fokus pada gambar, namun semakin lama semakin banyak orang yang mengupload video. Ada beberapa user yang komplain karena mereka tidak ingin melihat video. Itulah kenapa 9Gag TV lahir. Apabila Anda ingin melihat video, Anda bisa mengunjungi 9Gag TV, apabila hanya ingin melihat gambar, bisa tetap di 9Gag.com. Kami juga merasa video adalah pasar yang sedang berkembang. Dengan banyaknya device yang bisa merekam video bagus, serta platform seperti Youtube, kami tidak khawatir kehabisan bahan video bagus. 9Gag TV akan menyeleksi konten-konten yang menurut kami menarik, sehingga user tidak perlu mencari satu-satu di Youtube.

 

Anda memulai bisnis di usia 20an tahun. Apa tantangan yang harus Anda hadapi sebagai pebisnis yang lebih muda?

Saya rasa mendirikan perusahaan tidak ada hubungannya dengan usia. Anda akan menghadapi tantangan tiap hari. Tidak penting berapa usia Anda saat mendirikan perusahaan. Yang penting adalah seberapa cepat Anda bisa belajar. Saya bisa saja muda dan belajar cepat, Saya juga bisa saja berusia tua tapi belajar cepat. Contohnya Jack Ma dari Alibaba yang mendirikan perusahaan di usia 40an. Usia tidak berpengaruh, tapi kecepatan belajar dan pengalamanlah yang berpengaruh.

Kebanyakan orang menyamakan usia dengan pengalaman, tidak begitu. Beberapa anak muda bisa saja jauh lebih berpengalaman dari kebanyakan orang tua. Contohnya founder muda di bidang game biasanya lebih berpengalaman dari kebanyakan orang biasa berusia 40an. Tergantung apa industri dan background Anda sebelum memulai usaha.

 

Kalau Anda hanya boleh fokus pada 3 hal untuk membangun perusahaan teknologi, apa fokus Anda?

Pertama, Anda harus menemukan tim yang baik. Startup akan mempunyai banyak masalah yang tidak mungkin Anda selesaikan sendiri. Tim yang baik akan membantu Anda menyelesaikan masalah tersebut. Hal kedua adalah passion. Ide bisnis yang baik menurut Saya bukan “ide yang luar biasa”, tapi “ide yang Anda cintai”. Hal ketiga adalah kerja keras. Banyak yang mengira kalau bekerja di startup itu bisa santai dan senang-senang. Kenyataannya, startup adalah kerja keras, jauh lebih keras daripada bekerja di perusahaan tradisional. Anda menghadapi tantangan berbeda tiap harinya. Jadi untuk membangun startup teknologi, Anda harus mencari tim yang baik, mencari ide yang Anda cintai, dan bekerja sangat keras untuk mewujudkannya.

 

Ini salah satu pertanyaan dari pembaca Studentpreneur. 9Gag dimulai sebagai project iseng. Saat belum mempunyai jutaan user, bagaimana cara Anda meyakinkan orang bahwa 9Gag mempunyai masa depan?

Salah satu investor kami yang juga pencipta AngelList pernah mengatakan, “traction speaks louder than words”. Selama Anda bisa menunjukkan banyak orang menggunakan produk Anda, maka Anda tidak perlu meyakinkan siapapun. Bangunlah produk Anda, buat orang menggunakannya, dan orang lain akan mulai mempercayai Anda. Ini bukan soal seberapa bagus Anda meyakinkan orang lain, ini soal bagaimana Anda membangun produk, mengeksekusi ide bisnis Anda, dan membuat orang menggunakannya. Ketika Anda sudah mulai mempunyai pengguna, mereka akan menantang model bisnis Anda. Itulah caranya startup bekerja.

 

Pertanyaan lain dari pembaca Studentpreneur. Startup adalah kerja keras. Bagaimana Anda memberi pengertian pada orang-orang yang Anda cintai, seperti orang tua, pacar, atau istri ketika perhatian Anda pada mereka pasti berkurang karena terlalu sibuk bekerja?

Semuanya kembali pada fokus Anda. Apabila Anda ingin membangun karir atau bisnis Anda, maka Anda harus menempatkannya sebagai prioritas utama. Ketika membangun startup, kita akan mengorbankan waktu yang biasanya kita gunakan untuk bersenang-senang dengan teman. Sebenarnya teman yang baik akan memahami kesibukan Anda. Apabila teman Anda meninggalkan Anda karena hal tersebut, maka sebenarnya dia bukan orang yang baik sebagai teman. Itu adalah salah satu pilihan yang harus kita ambil.

Tentang orang tua, biasanya akan lebih sulit untuk meyakinkan mereka. Pada dasarnya, mereka tidak paham apa yang sedang Anda lakukan, mereka bahkan tidak paham internet. Saya rasa, selama Anda bisa menunjukkan kalau Anda bisa membiayai keluarga, mereka akan baik-baik saja. Untuk pasangan, Saya rasa itu berat. Anda harus bisa menemukan orang yang bisa memahami Anda. Kalau Anda memang berjodoh, dia pasti bisa memahaminya. Memang sulit menemukan pasangan yang memahami apa yang sedang Anda lakukan. Kalau dia meminta perhatian berlebihan, mungkin dia bukan pasangan yang tepat.

 

Bagaimana menurut Anda ekosistem startup di Indonesia?

Saya tidak tahu banyak, tapi yang pasti Indonesia merupakan pasar lokal yang besar. Anda bisa lihat Brazil dan China. Ketika Anda mempunyai pasar lokal yang besar, Anda sebenarnya bisa fokus pada pasar lokal saja, namun tetap menjadi perusahaan yang sangat besar. Lihat saja betapa banyak orang asing yang datang ke sini untuk membangun perusahaan. Indonesia adalah salah satu tempat terbaik untuk memulai usaha di Asia Tenggara. Indonesia juga butuh lebih banyak lagi kisah sukses perusahaan agar dapat menarik talenta terbaik bekerja di industri ini, industri yang dibangun oleh anak muda. Kalau sudah ada kisah sukses, orang tua akan mengizinkan anak mereka membangun startup, menghilangkan banyak tekanan tidak penting yang mungkin dialami oleh seorang founder.

 

Pertanyaan lain dari pembaca. Di Indonesia dan Negara lainnya, banyak website peniru 9Gag. Apa tanggapan Anda?

Saya rasa sangat mudah untuk meniru sebuah ide dan desain website. Sesuatu yang mereka tidak bisa tiru adalah komunitas dan user Anda. Biasanya kami tidak mempedulikan pesaing dan hanya fokus pada pengguna. Kami fokus untuk memperbaiki produk kami sendiri. Terutama untuk startup, Anda seharusnya fokus pada membangun tim yang lebih baik, membangun produk yang dicintai pengguna Anda, dan memenangkan pasar.

 

Apakah Anda mempunyai rencana untuk melokalisasi produk Anda untuk pasar lokal tertentu?

Di masa depan tentu saja. Tapi saat ini, berdasarkan data penggunaan, kami percaya kalau anak muda di Negara manapun memahami bahasa Inggris. Bahasa bukan halangan utama bagi anak muda jaman sekarang. Saat ini prioritas utama adalah memperbaiki produk, lalu mungkin menambah kategori, baru kami berpikir tentang lokalisasi produk. Salah satu yang pengguna 9Gag sukai adalah mereka bisa mendapatkan teman dari Negara lain. Lokalisasi produk tentu ada dalam peta perjalanan kami, namun tidak dalam waktu dekat.

 

9Gag sudah menjadi situs komedi terbesar di dunia. What next untuk 5 tahun kedepan?

Sebagai website, kami masih punya banyak pekerjaan rumah untuk mengembangkannya. Contohnya, bagaimana cara membuat 9Gag jadi tampil lebih baik di berbagai platform. Bagi Saya, kami memang mempunyai start yang baik, tapi kami masih belum sukses. Banyak hal untuk diperbaiki. Jadi dalam 5 tahun kedepan kami akan sangat beruntung apabila masih bekerja di 9Gag. Lalu mungkin kami akan punya lebih banyak produk, tampil di lebih banyak platform, dan tentunya mendapatkan lebih banyak user. Harapannya, kami bisa menciptakan nilai lebih baik untuk user, membuat mereka “Forever Alone No More”.

Jangan lupa ikuti facebook dan Twitter kami ya!

 

Baca Juga:

Anak Muda Ini Raup Jutaan Rupiah Dari Bisnis Daging Olahan

Mengais Rezeki Lewat Bisnis Es

Mike Ragnar Bangun Bisnis Burger Raksasa di Malang

Adhika Dwi Pramudita

Adhika adalah direktur utama PT Wirausaha Muda Sukses Sejahtera. Praktisi media, startup, dan periklanan.

Facebook Twitter Google+ 

Summary
Article Name
Bos 9Gag: Ini Cara Membangun Bisnis Startup
Author
Description
Ray Chan sang pendiri 9gag berbagi pengalamannya untuk Sobat Studentpreneur tentang cara membangun bisnis startup