Studentpreneur | Media Bisnis | Ide Bisnis | Bisnis Anak Muda

Uncategorized

Awali Karir di Indonesia, Pria Ini Jadi Salah Satu Orang Terkaya Thailand


Siapa sangka, pemilik pabrik kimia terbesar di Thailand ini rupanya pernah menjejakkan kakinya di Tanah Air selama beberapa tahun.

Siapa sangka, orang terkaya nomor 18 di Thailand, Aloke Lohia ternyata pernah hidup lama di Indonesia. Aloke ternyata pernah menjadi direktur dari PT Indorama Synthetics pada tahun 1979 sampai 1987. Kemudian Aloke mendirikan perusahaan sendiri yaitu Indorama Ventures di Thailand pada tahun 1994 dan sekarang kekayaan Aloke mencapai 1,2 miliar USD atau setara dengan 12 triliun rupiah.

 

Mempunyai ayah pengusaha tekstil di Indonesia

ML Lohia adalah ayah dari Aloke Lohia yang merupakan seorang pengusaha tekstil di Indonesia. ML Lohia menghabiskan sebagian waktunya untuk melakukan bisnis tekstil di Indonesia. Pada awalnya ML Lohia berfokus pada tekstil di Indonesia, tetapi akhirnya ML Lohia berhasil mengekspor tekstil miliknya sampai ke Myanmar, Nepal dan sampai India. Setelah kesuksesannya tersebut, masa depan anak-anaknya pun menjadi lebih cerah. Karena keluarganya sering berpergian, Aloke Lohia banyak tinggal di India dan bahkan sampai sekarang Lohia masih menjadi warga negara India. Lohia lahir di Kolkala, India pada tanggal 27 November 1958. Lohia menamatkan kuliahnya di Universitas Delhi.

aloke-lohia

Menjadi direktur tekstil di Indonesia

Seperti dibahas diawal, bahwa Aloke pernah menjadi direktur PT Indorama Synthetcis pada tahun 1979 sampai 1987. Setelah lulus kuliah di India, Aloke kemudian belajar dan membantu bisnis keluarganya di Indoensia. Setelah merasa mampu akhirnya Aloke diangkat menjadi direktur tekstil di Indonesia. Pabrik Indorama miliknya sampai sekarang menjadi salah satu yang terbesar untuk urusan tekstil di Indonesia. Di Indonesia, Aloke semakin menjadikan Indorama menjadi yang terdepan di urusan tekstil. Sampai sekarang Indorama masih mengeskpor tekstil di kawasaan Eropa, Amerika sampai negara-negara Asia lainnya.

 

Merantau ke Thailand untuk membuat perusahaan non-tekstil

Akhirnya pada awal tahun 90an, ayahnya mengizinkan Aloke untuk membuat perusahaan sendiri yang non-tekstil. Akhirnya Aloke memilih Thailand untuk lahan bisnis barunya tersebut. Aloke membuat perusahaan petrochemicals atau petrokimia yaitu pabrik bahan kimia yang didaur ulang. Setelah itu pada tahun 1994, Aloke membuat perusahaan Indorama Ventures yang berpusat di Thailand. Di perusahaan tersebut Aloke membuat terobosan baru sebagai pabrik kimia terbesar di Thailand.

Indorama Ventures sekarang berfokus kepada pembuatan PET (Polyethylene Terephthalate) atau bahan dasar membuat botol, kemasan, pakaian, sandal, kain polyster dan lain-lain. Tidak sampai 10 tahun setelah perusahaannya didirikan pada tahun 1994, Indorama Ventures membuat pabriknya di Lithuania, Eropa. Setelah itu pada tahun 2009 Indorama juga membuka pabriknya di Alamaba, Amerika Serikat. Lalu berturut-turut pada tahun 2011 Indorama membuka pabrik di China, Jerman, Indonesia sampai Meksiko. Dengan demikian, Indorama Ventura menjadi pabrik PET terbesar di dunia.

 

Nah bagaimana Sobat Studentpreneur, sudah mengetahui kisah orang terkaya di Thailand yang pernah menjadi direktur di Indonesia. Bagaimana menurut Anda? Mari berdiskusi di kolom komentar! Anda juga bisa mendapatkan informasi bisnis anak muda kreatif melalui Facebook atau Twitter Studentpreneur. [Photo Credit: Abhisit]

 

Artikel Bisnis Terpopuler Hari Ini:

Bocah 14 Tahun Ini Sudah Lebih Sukses Dari Anda

Hmmm.. Berjualan Tempe Ternyata Bisa Hasilkan Ratusan Juta Rupiah per Bulan

Tokopedia Siap Berikan Gaji Puluhan Juta Rupiah per Bulan

Dior Asning Kosyu

Bercita-cita menjadi pemain basket, kini Dior berubah profesi menjadi jurnalis yang ingin memperbaiki Indonesia melalui tulisannya.

Facebook Twitter Google+ 

Summary
Article Name
Awali Karir di Indonesia, Pria Ini Jadi Salah Satu Orang Terkaya Thailand
Author
Description
Siapa sangka, pemilik pabrik kimia terbesar di Thailand ini rupanya pernah menjejakkan kakinya di Tanah Air selama beberapa tahun.